Aku berlari di ruang hampa nan gelap
Tak ada secarik harapan untuk cahaya
Aku berteriak menyebut namanya
Namun..
Tak ada waktu menatap senyumnya
Air mata leci yang terus mengalir
Tak mampu menghapus rasa ini
Hanya indahnya raut rembulan yang kunanti
Entah seberapa lama bagaikan seribu tahun
Serpihan rindu yang kian memecah gelap
Jiwa ini ingin bertemu berbicara
Suatu hal masa-masa sama-sama
Saat jantung dan mata berbicara
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar